Kita perlu setidaknya
mempelajari dasar fotografi, seperti Bagaimana cara memegang kamera yang
benar, teknik foto landscape dan portrait yang benar serta bagaimana
pengaruh diafragma dalam teknik fotografi. Bandingan anda belajar
otodidak dari buku, internet atau video sangat berbeda hasilnya
dibandingkan dengan praktik memotret langsung di lapangan dengan
bimbingan ahlinya. Belajar memotret seharusnya ada seseorang yang bisa
membimbing dan memberika kita tips bagaimana anda bisa menjadi
fotografer yang handal dan profesional. Ada berbagai macam teknik
fotografi yang mendasar di dunia ini. Lain teknik nya, lain juga tingkat
kesulitannya. Mulai dari tingkat kesulitan yang rendah, sampai teknik
yang memerlukan skill fotografi yang tinggi. Disini saya akan sedikit
membagikan mengenai macam-macam Teknik Dasar Fotografi Keren dengan
Kamera DSLR.
Teknik Dasar Fotografi Keren dengan Kamera DSLR
Berikut Teknik Dasar Fotografi Keren dengan Kamera DSLR, silahkan anda simak kemudian bisa anda pelajari tekhnik ini.
Teknik Dasar Fotografi Keren dengan Kamera DSLR
Berikut Teknik Dasar Fotografi Keren dengan Kamera DSLR, silahkan anda simak kemudian bisa anda pelajari tekhnik ini.
1. Teknik Depth of field (ruang tajam)
Hal-hal yang mempengaruhi teknik fotografi ruang tajam adalah:
- Jarak pemotretan (jauh=luas, dekat=sempit)
- Bukaan diafragma (kecil=luas, besar=sempit)
- Jarak fokus lensa /focal length (tele=sempit, wide=luas, normal=bisa diatur)
Hal yang mempengaruhi Depth Of Field:
*Jarak
antara foreground dan background akan membuat DOF yang berbeda pula,
semakin jauh jarak antara foreground dan background akan membuat DOF
sempit (blurnya banyak), dan semakin dekat jarak antara foreground dan
background akan membuat DOF luas (blurnya sedikit).
*Aperture
atau bukaan diafragma juga mempengaruhi DOF, jika menggunakan bukaan
diafragma yang besar misalnya f/1.8 maka akan membuat DOF sempit (blurnya banyak), dan jika menggunakan bukaan diafragma yang kecil
misalnya f/22 maka akan membuat DOF luas (blurnya sedikit)
Ini sedikit gambaran tentang DOF, coba perhatikan penggunaan aperture/diafragma yang digunakan.
2. Teknik Slow & Stop Action
Salah satu teknik fotografi yang bertujuan memperlihatkan / menangkap gerakan objek. Biasanya digunakan kecepatan rendah, antara 1/30 sampai 1 detik . Stop action kebalikan dari slow, yaitu teknik fotografi untuk bertujuan membekukan gerak objek. Biasanya digunakan kecepatan tinggi, antara 1/125 sampai 1/4000 atau lebih. Akan tetapi seperti yang pernah dibahas sebelumnya tentang shutter speed, semakin cepat shutter speed maka semakin banyak pula cahaya yang dibutuhkan. Jadi carilah suatu tempat yang terang, atau anda bisa menaikan ISO untuk mendapatkan foto yang tidak gelap.
3. Teknik Bulb
Kecepatan rana (shutter speed) dapat diatur sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Teknik ini dilakukan dengan menahan tombol pelepas rana dengan lebih lama. Untuk mendapatkan hasil foto bulb secara maksimal, dapat digunakan kabel release dan tripod. Misalnya, kita mempergunakan kecepatan 30 detik sampai habis waktu perekaman cahaya.
4. Teknik Panning
Panning adalah salah satu cara untuk memberikan kesan gerak pada foto. Ketika melakukan panning, anda harus mengikuti objek selama membidik. Hasil foto menjadikan objek menjadi relatif tajam dibandingkan dengan backgroundnya yang hampir sepenuhnya blur.Untuk mendapatkan foto panning secara maksimal; dengan speed rendah (8-60), dan pakailah tripod (kaki tiga).
5. Teknik Zooming
Zooming adalah teknik foto untuk memberikan kesan gerak dengan mengubah panjang fokus lensa. Perubahan panjang fokus hanya dapat dilakukan dengan lensa zoom. Untuk mendapatkan kesan gerak, anda harus menggunakan kecepatan rana tidak lebih dari 1/30 detik. Untuk mendapatkan foto zooming secara maksimal, pakailah tripod (kaki tiga)
Data teknis:
- Kamera : Nikon D5100
- Lensa : 28 – 80 Nikkor D
- Shutter Speed : 5 (with flash)
- Diafragma : 3.5 - ISO : 400
6. Teknik Silhouette
Silhouette
atau biasa disebut siluet adalah foto dengan obyek
yang gelap total namun background yang terang, sehingga yang terlihat
adalah bentuk dari objek utama tadi.
Contoh foto Silhouette:
Cara mengambil foto siluet dengan cara, mematikan flash anda dan mencari suatu tempat yang dimana background lebih terang daripada objeknya, dan saya biasanya menggunakan mode A (aperture priority) dan mengatur exposure sesuai dengan keadaan cahaya dilapangan. Saya memilih mode ini supaya lebih tajam dalam pengambilan backgroundnya juga.
Sumber 1
Sumber 2



Posting Komentar